Mahasiswa Unibos Diminta Jadi Agen Pergerakan Anti Narkoba | CELEBES ONLINE
banner pasang iklan
banner pasang iklan

Mahasiswa Unibos Diminta Jadi Agen Pergerakan Anti Narkoba

-

 

CELEBESonline.com, Makassar – Dalam rangka pengembangan kapasitas mahasiswa untuk menjadi agent pergerakan anti narkoba, Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) Manuver Anti Narkoba Universitas Bosowa (Unibos) menggelar Pelatihan V, Jumat (8/12/2017).

Dengan mengusung tema “Generasi Anti Narkoba”, UKM Manuver mengajak para anggota barunya yang mengikuti pelatihan untuk bersama memahami bahaya narkoba, pencegahannya, dan penanggulangannya.

Kegiatan yang digelar di Ruang Senat Lantai 9 Gedung I Unibos ini dibuka langsung Wakil Rektor III Unibos, Dr Abd Haris Hamid, dengan memberikan motivasi kepada mahasiswa untuk sadar terhadap hal yang membahayakan masa depan diri dan bangsa.

“Menggunakan obat terlarang itu tentunya sangat mengancam masa depan bangsa kita. Sehingga ini harus menjadi keprihatinan khusus bagi kita generasi muda untuk menyelamatkan negara kita dari hal yang dapat merusak,” katanya.

“Sebab keberlanjutan bangsa dan negara kita ini itu bergantung dari generasi muda. Jika bangsa ingin maju maka pertama yang harus dibenahi adalah generasi mudanya,” tambah Abdul Haris.

Dalam kesempatan ini, Pembina UKM Manuver Anti Narkoba Unibos, Dr Zulkifli Maulana, juga memaparkan beberapa hal terkait penyebaran narkoba yang telah memasuki kehidupan masyarakat, khususnya di Makassar.

“Mahasiswa memang agent tepat untuk pemberantasan obat terlarang ini. Sebab banyaknya penyebaran narkoba juga menyasar kalangan pelajar yang berada pada titik 27,3 persen,” ucapnya.

“Di Sulsel pun kita berada pada tingkat daerah ke-9 yang memiliki penyalahgunaan obat terlarang tertinggi dari daerah lain di Indonesia. Dan obat terlarang ini kini menjadi salah satu penyebab kematian,” papar Zulkifli.

Siti Zubaidah MH yang menjadi pemapar materi terkait akibat penyalahgunaan narkoba ini turut memotivasi mahasiswa Unibos agar sekiranya dapat dengan baik memilah hal yang baik dan yang merusak masa depan.

“Untuk menghalau narkoba dibutuhkan kepedulian semua pihak. Dalam hal ini juga akan selalu ada korelasi antara pendidikan rendah dengan banyaknya penyalahgunaan obat terlarang,” kata Zubaidah.

“Sehingga sebagai mahasiswa yang berpendidikan, sekiranya harus mampu mencegah rusaknya karakter dan masa depan kita dari obat terlarang itu,” tambah dosen Fakultas Hukum Unibos ini.

About The Author

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

CELEBES ONLINE