Sumbangan untuk Taqbil dan Haliza Belum Disalurkan, Ini Kata Kadinsos Lutim | CELEBES ONLINE
banner pasang iklan
banner pasang iklan

Sumbangan untuk Taqbil dan Haliza Belum Disalurkan, Ini Kata Kadinsos Lutim

Ade Novita Sari (kiri) - (Son)

CELEBESonline.com, Luwu Timur – Sumbangan masyarakat untuk Muhammad Taqbil dan Siti Nurhaliza ternyata belum sepeser pun disalurkan. Padahal, masalah kedua anak tersebut agar bisa sekolah dan ngaji sudah dituntaskan Dinas Sosial Kabupaten Luwu Timur.

Kamis siang, 11 Januari 2018, Taqbil dan Haliza didampingi orangtuanya, Basri, diantar oleh pihak Dinas Sosial ke Pesantren Ittihad Al Umma Ussu di Kota Malili. Pesantren inilah tempat yang disetujui Basri sebagai tempat yang paling layak untuk kedua anaknya.

Persoalan yang ada saat ini adalah sumbangan masyarakat untuk Nurhaliza dan Taqbil, belum sepeser pun belum disalurkan. Uang tersebut masih mengendap di rekening pribadi Ade Novita Sari.

Saat di konfirmasi oleh CELEBESonline.com, Ade Novita Sari mengaku sama sekali donasi masyarakat untuk Haliza dan Taqbil belum disalurkan.

BACA JUGA :  Di Hari Kartini, Thita Serahkan Bantuan di Takalar

“Jumlah donasinya sekitar Rp 14.330.000, yang masih dalam amplop belum saya buka dan juga saya belum hitung,” ujar Ade.

Sumbangan ini semuanya masuk di rekening pribadi. Lantas kapan akan disalurkan?, Ade menjawab menunggu yayasannya terbentuk, dan akan menutup penarikan sumbangan tersebut.

Pemerhati sosial di Lutim, Muhammad Nur menjelaskan tidak ada alasan penyaluran sumbangan mayarakat harus menunggu yayasan terbentuk.

“Wah tidak bisa begitu, masa sumbangan dari masyarakat disalurkan harus menunggu yayasan penarik sumbangan terbentuk, aturan darimana itu,” tegasnya.

Muh Nur menambahkan, Ade Novita Sari harus mempertangungjawabkan ke publik setiap hari, berapa jumlah uang masuk dan berapa yang disalurkan. Tujuannya agar publik tahu dikemanakan uang sumbangan itu.

BACA JUGA :  Dinas Pendidikan Maros Cari Guru, Kepala Sekolah, dan Pengawas Berprestasi

“Mestinya ini sudah disalurkan, masa sih masalahnya sudah tuntas sumbangannya mengendap,” katanya.

Sedangkan Kepala Dinas Sosial Luwu Timur, Sukarti meminta Ade Novita Sari menghentikan penarikan sumbangan dengan menggunakan rekening pribadi. Karena tidak ada aturan yang memperbolehkan menarik sumbangan tanpa lembaga yang jelas apalagi pakai rekening pribadi.

“Saya minta itu dihentikan segera agar tidak menimbulkan fitnah, dan bagaimanapun caranya uang sumbangan masyarakat itu harus disalurkan. Tidak boleh juga dipergunakan untuk yang lain, karena judulnya kan untuk Haliza dan Taqbil,” jelas Sukarti.(*)

About The Author

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

CELEBES ONLINE