Menangkan Appi-Cicu, Ini Strategi yang Dilakukan Elite Golkar Makassar | CELEBES ONLINE
banner pasang iklan
banner pasang iklan

Menangkan Appi-Cicu, Ini Strategi yang Dilakukan Elite Golkar Makassar

Samsuddin Kadir. - (handover)

CELEBESonline.com, Makassar – Legislator DPRD Kota Makassar, Samsuddin Kadir mulai sosialisasikan program calon Walikota dan Wakil Walikota Makassar, Munafri Arifuddin-Andi Rachmatika Dewi (Appi-Cicu).

Program tersebut yakni penerimaan insentif Ketua RT/RW tanpa syarat dan program Rp 50 Juta per RT setiap tahunnya.

Ketua Badan Pemenangan Pemilu (Bappilu) DPD II Partai Golkar ini mengatakan, sosialisasi itu dilakukan dengan cara menjelaskan secara rinci dan detil program yang baru-baru ini diperkenalkan oleh pasangan yang menggunakan tagline ‘Makassar untuk Kita’ itu.

“Kita jelaskan, alokasi dana sebesar Rp50 juta per/ORT di seluruh Kota Makassar. Untuk pemerataan dan nanti masing-masing RT-nya yang mengusulkan program yang ada di daerahnya,” kata Syamsuddin Kadir, Selasa (23/1/2018).

BACA JUGA :  Kepala Badan Narkotika Nasional Temui Kapolda Sulsel, Ini Yang Dibahas!

Sosialisasi ini melibatkan struktur dan tim seluruh tim pemenangannya saat Pileg 2014 lalu.

Sebagai legislator yang berhasil meraih kurang lebih 3.500-an dukungan pada Pileg 2014 lalu, dia tentu sudah memiliki tim pemenangan yang terstruktur. Salah satunya SK Community.

SK mengaku, saat ini jaringan relawan dan komunitas serta instrumen pemenangan sudah berjalan massif. Dikatakannya, konsolidasi dan evaluasi menjadi agenda rutin untuk mengukur pergerakan tim.

BACA JUGA :  Buron 2 Tahun, Jaringan Narkoba Cullang Ditangkap di Perbatasan Indonesia-Malaysia

“Kami sudah sampaikan kepada semua relawan. Kerjasama yang baik sudah terbagun dan kita rutin lakukan evaluasi,” kata dia.

Dijelaskan pula, tim internalnya sudah solid melakukan kerja elektoral untuk memenangkan pasangan calon jagoannya itu.

Menurutnya, untuk mensosialisasikan program Appi-Cicu bukanlah pekerjaan yang sulit.

“Ini adalah program rasional dan berbasis data. Selama ini kan kecenderungan pembangunan kita tidak merata. Maka ini adalah salah satu solusinya, pengusulan yang dilakukan secara mandiri dan tetap dipantau oleh instansi atau SKPD (Satuan Kerja Perangkan Daerah) yang relevan,” tandasnya.(*)

About The Author

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

CELEBES ONLINE