Mulai 2018, Proyek Dana Desa Akan Dikerjakan Masyarakat Secara Swakelola | CELEBES ONLINE
banner pasang iklan
banner pasang iklan

Mulai 2018, Proyek Dana Desa Akan Dikerjakan Masyarakat Secara Swakelola

Menteri Desa Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi, Eko Putro Sanjoyo - Mardianto

CELEBESonline.com, Makassar – Penggunaan anggaran Dana Desa (DD) makin diperketat oleh pemerintah pusat, menyusul banyaknya penyelewengan dana desa yang terjadi di beberapa daerah.

Bahkan, di tahun 2018 ini, pemerintah mengeluarkan aturan ketat terkait proyek yang dibiayai oleh Dana Desa. Di mana, proyek desa tidak boleh lagi dikerjakan oleh kontraktor melainkan dikerjakan oleh masyarakat desa secara swakelola.

Aturan baru ini diberlakukan pemerintah dengan asumsi, apabila proyek pengerjaan secara swakelola banyak tenaga kerja yang terserap sehingga berefek terhadap peningkatan ekonomi masyarakat desa.

Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi, Eko Putro Sanjoyo, menegaskan bahwa dengan menggunakan Dana Desa secara swakelola, ekonomi masyarakat dapat terangkat, termasuk pendapatan warga desa.

“Dengan demikian, peningkatan ekonomi warga desa bisa terealisasi bila penggunanya bersentuhan langsung dengan masyarakat,” kata Eko.

Sebelumnya, aturan mengharuskan pengerjaan proyek yang anggarannya di atas Rp 200 juta harus melibatkan pihak ketiga. Namun, aturan tersebut digugurkan oleh pemerintah.

Tak hanya itu, di 2018 ini, 30 persen dari anggaran Dana Desa yang tersedia harus dinikmati masyarakat dalam bentuk upah sebagai tenaga kerja.

About The Author

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

CELEBES ONLINE