Google 'Hidupkan' Karya Agung Gabriel Garcia Marquez | CELEBES ONLINE
banner pasang iklan
banner pasang iklan

Google ‘Hidupkan’ Karya Agung Gabriel Garcia Marquez

-

CELEBESonline.com, Makassar – Hari ini, Selasa (6/3/2018), penulis asal Kolombia, Gabriel Garcia Marquez, berulang tahun ke-91. Google merayakan ulang tahunnya dengan menjadikannya Doodle.

Ya, halaman depan Google hari ini dihiasia ilustrasi penuh warna dan menampilkan sosok Gabriel dengan kumis khasnya. Raksasa mesin pencari ini memperingati hari kelahiran Gabo karena dianggap sebagai salah satu penulis paling penting di abad ke-20, dan salah satu penulis berbahasa Spanyol terbaik.

Ilustrasi itu menggambarkan Kota Macondo, kota yang penuh magis.  Macondo adalah sebuah kota fiksi yang ada terdapat dalam salah satu karya agung Gabriel berjudul “A Hundred Years of Solitude”.

Gabriel Garcia Maquez

Dalam keterangannya, Google menggambarkan doodle tersebut sebagai kota Macondo di tengah hutan Amazon yang lebat. Menembus celah kanopi hutan hujan yang lembab, tampaklah kota cermin. Kota yang merupakan rumah bagi keluarga Buendia, dan tempat lahirnya berbagai keajaiban.

BACA JUGA :  Ivan Duque Menangkan Pilpres Kolombia, Ini Janji Politiknya

Mulai dari ikan kecil yang terbuat dari emas murni, kupu-kupu kuning raksasa melayang di atas bunga, hingga kereta yang mendesis merdu di bawah “Blue Moon”. Satu-satunya pengunjung disana hanyalah sosok gipsi misteris yang tahu dan meriwayatkan berbagai cerita aneh.

Gabo, begitu ia dikenal oleh banyak orang, lahir di Aracataca, Kolombia, pada 6 Maret 1927. Ia meninggal dunia di kota Meksiko pada 17 April 2014 di usia 87 tahun.

Gabo dianggap salah satu penulis paling penting abad ke-20. Dalam karir kesusastraannya yang panjang, dia menulis lebih dari 25 buku, membawa pembacanya ke dalam dunia realisme magis sehingga merasa berada di daerah tropis yang lembab. Istilah realisme magis muncul karena gaya bertuturnya yang hidup dengan cerita mencampurkan kenyataan dan hal gaib. Selain itu ia juga merupakan salah satu penulis berbahasa Spanyol terbaik.

BACA JUGA :  Pesawat yang Ditumpangi Timnas Arab Saudi Terbakar, Tidak Ada Korban Jiwa

Gabo berhasil membawa pembaca novelnya ke dalam dunia realisme yang penuh magis di dalam novel pertamanya yakni Leaf Storm (1955). Berawal dari novel tersebut, Gabo mampu menuturkan kisah yang tak hanya menceritakan kisah fiksi dan gaib semata, ia juga mencampurnya dengan keadaan di dunia nyata. Selama hidupnya, Garcia Marquez telah menulis tujuh novel, di mana judul tambahannya termasuk The General in the Labyrinth (1989), dan Of Love and Other Demons (1994).

Sepanjang karirnya, Garcia Marquez berhasil memenangkan berbagai penghargaan, termasuk Penghargaan Nobel Kesastraan pada 1982. Gabo yang didiagnosa menderita kanker pada akhir 1990-an, dan menderita demensia ini pun menghembuskan nafas terakhirnya pada 17 April 2014 di Kota Meksiko.

Gabo telah menjadi ikon menjadi ikon budaya yang terus bersinar di dunia sastra dan jurnalistik terutama di Amerika Latin.

Feliz cumpleanos, Gabo!

About The Author

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

CELEBES ONLINE