Laboratorium Penguji Hasil Peternakan Sulsel Terakreditasi KAN | CELEBES ONLINE
banner pasang iklan
banner pasang iklan

Laboratorium Penguji Hasil Peternakan Sulsel Terakreditasi KAN

-

CELEBESonline.com, Makassar – Laboratorium Penguji UPTD Pengujian Mutu Produk Peternakan, Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Sulsel mendapatkan sertifikat akreditasi dari Komite Akreditasi Nasional (KAN). Penyerahan sertifikat ini dilakukan oleh Kepala Pusat Akreditasi Laboratorium dan Lembaga Inspeksi BSN, Donny Purnomo, dan diterima langsung oleh Gubernur Sulawesi Selatan, Syahrul Yasin Limpo, serta disaksikan oleh Kepala Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan, Abdul Aziz, Rabu (3/7/2018).

Diberikannya sertifikat akreditasi kepada UPTD Pengujian Mutu Produk Peternakan Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Propinsi Sulawesi Selatan (Sertifikat Akreditasi KAN Nomor LP-1156-IND), menunjukkan bahwa Laboratorium Penguji UPTD Pengujian Mutu Produk Peternakan Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Propinsi Sulawesi Selatan telah menerapkan SNI ISO/IEC 17025:2008 dan mampu melakukan pengujian sesuai dengan ruang lingkup yang diberikan.

Salah satu proses penilaian kualitas sebuah produk yang mengacu kepada standar adalah melalui pengujian di Lembaga Penilaian Kesesuaian (LPK). Salah satu LPK yang digunakan dalam memberikan jaminan mutu adalah laboratorium, baik laboratorium pengujian atau laboratorium kalibrasi. Validitas hasil pengujian sangat diperlukan untuk menjamin kepercayaan atas hasil pengujian.

Dalam bisnis global, validitas hasil pengujian sangat dibutuhkan dalam akses penetrasi pasar dan transaksi perdagangan. Untuk menjamin proses pengujian di laboratorium, di internasional disepakati menggunakan standar ISO/IEC 17025 yang mengatur tentang Persyaratan Umum Kompetensi Laboratorium Pengujian dan Laboratorium Kalibrasi.

ISO/IEC 17025 merupakan persyaratan manajemen terkait dengan operasi dan keefektifan sistem manajemen mutu dalam laboratorium dan memiliki persyaratan khusus. Persyaratan teknis yaitu terkait dengan kompetensi SDM, metodologi pengujian, peralatan dan kualitas, serta pelaporan hasil pengujian dan kalibrasi.

Indonesia mengadopsi secara penuh (full adopted) ISO/IEC 17025 menjadi Standar Nasional Indonesia SNI ISO/IEC 17025:2008 untuk standar ISO/IEC 17025 tahun 2005. Dengan penerapan standar dalam proses pengujian diharapkan akan menjamin validitas hasil pengujian.

Gubernur berharap dengan diberikannya status akreditasi, diharapkan dapat meningkatkan daya saing serta kualitas produk dari Sulawesi Selatan yang berasal dari hewan dan olahannya, pakan dan bahan pakan sehingga mampu bersaing dan membuka peluang pasar lebih besar. Selain itu, Laboratorium ini bisa menjadi rujukan bagi industri dan pelaku usaha di bagian Timur wilayah Indonesia.

About The Author

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

CELEBES ONLINE