Fisikawan Stephen Hawking Meninggal Dunia di Usia 76 Tahun | CELEBES ONLINE
banner pasang iklan
banner pasang iklan

Fisikawan Stephen Hawking Meninggal Dunia di Usia 76 Tahun

Stephen Hawking - Independent

CELEBESonline.com, London – Kabar duka menyelimuti ilmu pengetahuan dunia. Fisikawan dunia, Stephen Hawking, meninggal dunia di usia 76 tahun.

Dia meninggal dengan damai di rumahnya di Cambridge pada Rabu (14/3/2017) dini hari waktu setempat, kata juru bicara keluarganya seperti seperti dilansir oleh BBC.

Penemu asal Inggris ini dikenal karena karyanya tentang “lubang hitam” dan relativitas. Ia juga menulis beberapa buku sains populer termasuk “A Brief History of Time”.

Pada usia 22 tahun, Prof Hawking divonis hanya bisa hidup beberapa tahun setelah didiagnosis dengan penyakit motor neuron langka.

Penyakit itu membuatnya terikat dengan kursi roda dan sebagian besar tidak dapat berbicara kecuali melalui synthesizer suara.

BACA JUGA :  WHO: Transgender Bukan Gangguan Mental Tapi Kesehatan Seksual

Dalam sebuah pernyataan, anak-anaknya, Lucy, Robert, dan Tim, mengatakan, “Kami sangat sedih karena ayah tercinta kami telah meninggal dunia hari ini. Dia adalah ilmuwan hebat dan pria luar biasa yang pekerjaan dan warisannya akan dia jalani selama bertahun-tahun.”

Mereka memuji “keberanian dan ketekunannya” dan mengatakan bahwa “kecemerlangan dan humornya” mengilhami orang-orang di seluruh dunia.

“Dia pernah berkata, ‘Tidak akan banyak alam semesta jika tidak ada tempat bagi orang yang Anda cintai.’ Kami akan merindukannya selamanya,” tambahnya.

BACA JUGA :  Borong Dua Gol, Harry Kane Bawa Inggris Menang atas Tunisia

Stephen Hawking memiliki nama lengkap Stephen William Hawking. Dia lahir pada 8 Januari 1942 di Oxford, Inggris. Dari berbagai catatan biografi, Hawking dikenal sebagai seorang profesor Lucasian dalam bidang matematika di Universitas Cambridge dan anggota dari Gonville and Caius College, Cambridge.

Ia dikenal dengan pemikiran-pemikirannya dalam bidang fisika kuantum, terutama teori mengenai kosmologi, gravitasi kuantum, lubang hitam, dan radiasi Hawking.

Tulisannya yang berjudul ‘A Brief History of Time’, masuk dalam best seller Sunday Times London selama 237 minggu berturut-turut. Dia juga sempat menyusun buku berjudul ‘The Grand Design’ bersama Leonard Mladinow.

About The Author

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

CELEBES ONLINE