Alan: Daihatsu Astec Open 2018 Jadi Ajang Pembinaan Atlet Muda | CELEBES ONLINE
banner pasang iklan
banner pasang iklan

Alan: Daihatsu Astec Open 2018 Jadi Ajang Pembinaan Atlet Muda

Daihatsu Astec Open 2018 - Apri

CELEBESonline.com, Makassar – Daihatsu kembali bekerja sama dengan Alan & Susi Technologi (Astec) yang merupakan perusahan milik pasangan legenda bulutangkis Indonesia, untuk bergelar turnamen bulutangkis bertajuk “Daihatsu Astec Open 2018”. Turnamen ini merupakan seri kompetisi bagi atlet bulutangkis di tanah air.

Di Makassar, turnamen ini akan digelar di GOR Dafest, Jalan Parumpa, Makassar, 3-7 April 2018 nanti. Ini ketiga kalinya Makassar ditunjuk sebagai tuan rumah turnamen yang sudah masuk dalam agenda tahunan Persatuan Bulutangkis Seluruh Indonesia (PBSI) itu.

Pendiri Alan & Susy Technology (Astec), Alan Budikusuma, mengatakan bahwa untuk tahun ini, turnamen mengalami perubahan dibanding dua seri sebelumnya. Salah satunya adalah memasukkan kategori usia dini. Itu karena PBSI dan Astec ingin fokus pada pembinaan atlet usia dini.

Secara umum, Daihatsu Astec Open 2018 mengkategorikan level turnamen berdasarkan umur  yaitu U-13, U-15, U-19, dewasa, dan veteran. Selain menggelar pertandingan, turnamen ini juga mengadakan coaching clinic yang melibatkan Alan dan Susi sebagai pembicara.

“Tujuan kegiatan ini adalah pembinaan, makanya diadakan kategori usia dini. Diharapkan kemampuan dan semangat pemain muda makin terasah dan terlatih dengan seringnya diadakan pertandingan dari tahun ke tahun,” kata Alan kepada media di Makassar, Senin (26/3/2018).

Alan menambahkan bahwa ada peningkatan level turnamen di beberapa kota tahun ini. Dari sirkuit status wilayah menjadi sirkuit nasional B.

Hal senada juga disampaikan Sekertaris Umum PBSI Sulsel, Atman Amir. Menurutnya, dari tahun ke tahun, peserta untuk usia dini memang yang paling dominan. Untuk turnamen tahun ini, peserta yang mendaftar sudah ada 476 orang, di mana 300 di antaranya merupakan peserta usia ini.

“Jumlah itu masih akan bertambah. Kita tergetkan, peserta mencapai 600 orang, bukan saja dari Sulsel tapi juga di wilayah Indonesia timur,” ucap Atman.

“Kami bersyukur Daihatsu selalu memperhatikan Makassar dengan menunjuk sebagai kota pelaksana. Ini merupakan sumbangsih untuk kemajuan bulutangkis di Makasar dan Indonesia timur, tentunya untuk memunculkan atlet bulutangkis di Tanah Air,” katanya.

Atman mengatakan bahwa beberapa alumni Daihatsu Astec Open mampu menembus timnas Cipayung, salah satunya adalah atlet dari Parepare yaitu Febri Putri.

Sementara itu, Marketing & CR Divisi Head Al-DSO, Hendrayadi Lastiyoso, mengatakan bahwa melalui kegiatan ini sekaligus untuk kampanye brand “Daihatsu Sahabatku” sehingga makin mendekat ke masyarakat.

 

About The Author

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

CELEBES ONLINE