Terciduk, Kadis Tenaga Kerja Maros Ikut Konvoi Hari Buruh | CELEBES ONLINE
banner pasang iklan
banner pasang iklan

Terciduk, Kadis Tenaga Kerja Maros Ikut Konvoi Hari Buruh

Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Maros, M Ferdiansyah , (baju merah) bersama para peserta konvoi, Selasa, 1 Mei 2018 - (handover)

CELEBESonline.com, Maros – Peringatan hari buruh yang dilaksanakan setiap 1 Mei berlangsung damai di Kabupaten Maros. Aksi yang dikenal dengan sebutan, “May Day” diperingati dengan aksi konvoi oleh aliansi yang mengatasnamakan PELURU (Persatuan Lembaga Untuk Buruh) yang terdiri dari beberapa organisasi buruh dan organisasi lainnya.

Sekitar 150-an kendaraan roda dua dan roda empat melakukan konvoi di sejumlah titik dan menyusuri kawasan yang di dalamnya ada Industri dan perusahaan. Konvoi tersebut diawali di Hutan kota Maros, lalu bergeser ke bandara lama Mandai, lalu masuk ke wilayah Pattene, kemudian memasuki wilayah Desa Baruga dan Tunikamasea, kemudian berakhir di Pabrik CS2 Pola Sehat.

“Kita sengaja menyusuri kawasan industri dan membagikan sekitar 2000 lembar SK UMP, kita berharap momentum ini adalah momentum perjuangan bagi para buruh, agar mereka mendapatkan haknya, juga memberikan pemahaman kepada mereka bahwa kita ada serikat buruh yang akan menfasilitasi setiap keluhan para buruh,” ujar Ketua KSPSI (konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia) Maros, Muhammad Ridwan.

Ridwan yang juga inisiator pembentukan PELURU, mengapresiasi dukungan dari berbagai pihak untuk ikut terlibat dalam mengawal gerakan buruh. “Kami sangat mengapresiasi teman-teman dari berbagai OKP, ada dari PMII, HMI, GMNI, HPPMI, ada juga dari para bikers, tentu ini adalah awal yang baik untuk kesejahteraan buruh di kabupaten Maros. Insyaallah selain konvoi, tanggal 6 mendatang kita juga akan menggelar dialog mengenai May Day ini,” tandasnya.

Sementara itu, dalam konvoi PELURU tersebut, ada yang terlihat beda. Saat konvoi ternyata Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Maros, M Ferdiansyah juga ikut bergabung, ia bahkan ikut konvoi ke beberapa titik.

Menggunakan kaos merah, dan topi merah, Ferdy ikut bersama rombongan, sontak sejumlah aktivis buruh berteriak. “Hidup Pak Kadis, Ini baru kadis, berada bersama kami untuk ikut berjuang,” ujar Aco, salah satu peserta konvoi.

Ferdiansyah mengatakan jika sudah seharusnya pemerintah berada di garis terdepan untuk mengawal kesejahteraan buruh. “Kita ini harus berada di garis depan, kesejahteraan buruh adalah kesejahteraan masyarakat yang sudah menjadi tanggung jawab pemerintah. Kita sangat mengapresiasi apa yang digelar oleh teman-teman aliansi, sampaikan aspirasi dengan baik tanpa ada ketegangan dan tindakan anarkis,” ujar Ferdy.

About The Author

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

CELEBES ONLINE