Ketua Peradi: Kampanyekan Kolom Kosong Terancam Hukum Pidana | CELEBES ONLINE
banner pasang iklan
banner pasang iklan

Ketua Peradi: Kampanyekan Kolom Kosong Terancam Hukum Pidana

- (Teti)

CELEBESonline.com, Makassar – Praktisi hukum Syahrir Cakkari menilai mengkampanyekan kolom kosong dalam sebuah kontestasi politik merupakan tindakan yang dapat diancam hukuman pidana.

Hal itu berdasarkan undang-undang pemilu dimana seseorang yang menggunakan hak pilih secara tidak benar atau mempengaruhi pemilih untuk memilih yang bukan kontestas, dalam hal ini kolom kosong merupakan perbuatan yang dapat diancam pidana. “Jadi orang yang mempengaruhi pemilih untuk memilih yang bukan kontestan, dalam hal ini kolom kosong merupakan perbuatan yang dapat diancam pidana,” ungkap Syahrir Cakkari.

BACA JUGA :  Gudang Penyimpanan Barang Bekas di Kima Terbakar

Dengan demikian, Ketua Persatuan Advokat Indonesia (Peradi) Makassar ini menambahkan, “siapapun masyarakat yang menemukan ada pihak yang menghasut pemilih atau mengkampanyekan kolom kosong diharapkan untuk melaporkan hal itu ke Panwaslu melalui Gabungan Hukum Terpadu (Gakumdu) atau ke pihak Kepolisian,” tambahnya.

Syahrir menambahkan, pelaksanaan pemilihan kepala daerah memakan anggaran yang cukup besar, sehingga segala resiko yang berkaitan dengan kehidupan orang banyak sudah diantisipasi oleh konstitusi yang bersangkutan agar tidak ada pihak yang berupaya menghalangi pelaksanaan pemilihan atau menjadi ajang pilkada sebagai mainan dengan adanya kolom kosong tersebut.

BACA JUGA :  Lawan Persib, PSM Boyong 19 Pemain

About The Author

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

CELEBES ONLINE