Hari Ini, Mahasiswa dari 12 Negara Berbagai Pengalaman dalam IACS 2018 di Unibos | CELEBES ONLINE
banner pasang iklan
banner pasang iklan

Hari Ini, Mahasiswa dari 12 Negara Berbagai Pengalaman dalam IACS 2018 di Unibos

-

CELEBESonline.com, Makassar – Program Studi Hubungan Internasional (HI) Universitas Bosowa Makassar bersama Himpunan Mahasiswa Hubungan Internasional (Himahi) Unibos bekerja sama dengan Rumata Art Space (Rumata) dan Kementrian Luar Negeri (Kemenlu) Republik Indonesia menyelenggarakan Indonesia Arts and Culture Scholarship (IACS) 2018 Goes to Campus siang ini, Rabu (30/5/2018), mulai pukul 10.00 Wita.

Kegiatan yang digelar di Aula Aksa Mahmud, Lantai 9 Kampus 2 Unibos ini mengambil tema “The Colours of Beautiful Indonesia” sebagai bagian dari Program Kegiatan Academic_Fest 2018″.

Program ini merupakan bagian dari program Diplomasi Publik Indonesia dengan mengundang dan menseleksi peserta dari berbagai negara, yang bertujuan untuk memperkenalkan keragaman seni dan budaya Indonesia serta nilai-nilai luhur yang terkandung di dalamnya.

Juga membangun ruang dialog people to people antar bangsa untuk mengenali bagaimana seni dan budaya berperan dalam membangun komunitas dan masyarakat dalam konteks yang lebih luas.

Mendiskusikan peran pemuda dalam melestarikan serta mengaktualkan nilai-nilai luhur yang terkandung dalam setiap aktivitas seni dan budaya.

Kegiatan ini dihadiri 12 peserta dari 12 negara yang berbeda. Mereka adalah Michaela Cadlecova dari Republik Czech, Aliff Fakhruzi Azmi (Malaysia), Aikaterini Tsrimpa (Greece/Yunani), Kaspan Steeve Sugianto (New Caledonia), Michael Sirnatinger (Germany), Jackson Donga Diosi (Solomon Island), Sally Nurhabibi Junaidi (Indonesia), MR Gordon (New Zealand), Saltanat Zhussupova (Kazakhstan), Dayangku Nur Suaidah (Brunei Darussalam), Hentie Visagie (South Africa), dan Meng Ting Luo (China).

Kegiatan ini digelar dalam bantuk dialog dan berbagi pengalaman bukan hanya dengan mahasiswa Hubungan Internasional Unibos, tetapi juga dengan mahasiswa dari berbagai kampus di Makassar dan juga khalayak umum.

Hal itu dimaksudkan agar para peserta menjadi sahabat dari Indonesia (Friends of Indonesia) di masa mendatang. Ke depan, para pemuda inilah yang akan menjadi duta Indonesia di negara masing-masing saat mereka kembali seusai menyelesaian program ini.(*)

About The Author

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

CELEBES ONLINE