WNA Asal Bulgaria yang Coba Bobol ATM Ditangkap, Alat Buktinya Bikin Melongo | CELEBES ONLINE
banner pasang iklan
banner pasang iklan

WNA Asal Bulgaria yang Coba Bobol ATM Ditangkap, Alat Buktinya Bikin Melongo

Kompol Diari Astetika SIK - (Polretabes Makassar)

CELEBESonline.com, Makassar – Polrestabes Kota Makassar menangkap dua warga negara asing (WNA) dari Bulgaria yang mencoba membobol ATM di Makassar dengan menggunakan alat skimming. Polisi juga menyita barang bukti puluhan alat skimming.

Dalam pengungkapan di Mapolrestabes Makassar, Jalan Jenderal Ahmad Yani, yang dipimpin langsung Satgas Khusus Penegakan Hukum (Satgassus Gakkum), Kompol Diari Astetika, menjelaskan kedua tersangka adalah Ivo Todorof (45) dan Stoyo Ganchev (40). Kedunya beraksi pada hari Selasa (5/6/2018), dini hari lalu di sebuah ATM yang berada di Jalan Veteran, Kecamatan Makassar, Makassar.

Namun aksi keduanya diketahui oleh warga dan petugas sekuriti saat hendak memasang alat skimming. Sadar tertangkap basah, keduanya kabur dan meninggalkan sejumlah alat bukti seperti alat skimming, mesin bor, kartu atm, dan mobil.

Mendapat laporan petugas sekuriti ATM, tim Satgas Khusus Penegakan Hukum Polrestabes Makassar lalu mengejar kedua pelaku dan berhasil menangkap mereka di penginapan mereka di Pulau Barrang Lompo, Kota Makassar.

Di penginapan, polisi juga mengamankan alat bukti skimming. Selain itu, polisi juga menyita sejumlah alat yang digunakan warga asing tersebut untuk melancarkan aksinya seperti bor, lem, dan laptop. Polisi juga menemukan dompet berisi sejumlah ATM serta paspor dari Bulgaria.

Barang bukti yang didapat dari tangan WNA Bulgaria (dok Polretabes Makassar)

Sementara salah satu pelaku, Ivo Todorof, mengaku baru dua hari tinggal Makassar dan berencana tinggal selama 20 hari di Indonesia dengan alasan untuk liburan.

Kedua WNA Bulgaria pelaku perusakan atau pencurian pemberatan itu dikenakan Pasal 363 ayat 1 dan 4 e juncto Pasal 53 ayat 1 KUHP dengan ancaman hukuman sembilan tahun penjara. Selain itu, mereka juga dikenakan undang-undang nomor 11 tahun 2008 tentang informasi dan transaksi elektronik (ITE).

Polrestabes Makassar juga sudah melapor ke Kedutaan Besar Republik Bulgaria dan mengirim surat penangkapan untuk kedua warga negaranya itu.

About The Author

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

CELEBES ONLINE