KPK: Raih Opini WTP Tidak Menjamin Bebas Korupsi | CELEBES ONLINE
banner pasang iklan
banner pasang iklan

KPK: Raih Opini WTP Tidak Menjamin Bebas Korupsi

KPK - Tempo

CELEBESonline.com, Jakarta – Sejumlah kepala daerah telah terjaring penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Yang terbaru adalah Bupati Purbalingga, Tasdi, dan Walikota Blitar, Muhammad Samanhudi Anwar.

Padahal, kedua wilayah ini diketahui memperoleh opini WTP dari BPK pada 2018. “Jadi, opini WTP dari BPK
tak menjamin daerah atau lembaga itu bebas korupsi,” kata Wakil Ketua KPK, Laode M Syarif, seperti dilansir dari CNN Indonesia.

“Kalau audit BPK ada sampling, jadi mungkin saja ada yang lolos dari BPK saat audit seperti itu,” ujar Laode di istana wakil presiden, Jakarta, Jumat (8/6/2018).

BACA JUGA :  JK Tegaskan Tidak Lagi Dampingi Jokowi di Pilpres 2019, Ini Alasannya

Selain itu, lanjut Laode, dugaan suap yang dilakukan pimpinan daerah juga tak terdeteksi melalui proses audit BPK.

“Mereka terima suap biasanya tidak bisa dideteksi dengan audit, makanya mereka menerima suap,” katanya.

KPK sebelumnya melakukan OTT di Blitar pada 6 Juni lalu. Meski tak ikut terjaring operasi senyap, Muhammad Samanhudi Anwar kemudian ditetapkan KPK sebagai tersangka dugaan suap.

BACA JUGA :  Satu Keluarga WNI Jamaah Umrah Kecelakaan di Madinah, Tiga Tewas

Mundur beberapa sebelumnya lagi, KPK juga melakukan OTT pada Bupati Purbalingga, Tasdi, terkait proyek pembangunan Purbalingga Islamic Center.

Padahal diketahui Blitar telah mendapatkan opini WTP selama delapan kali berturut-turut. Sementara Purbalingga meraih opini WTP selama dua kali pada 2017 dan 2018.(*)

About The Author

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

CELEBES ONLINE