Bisnis Laundry di Makassar Terus Meningkat | CELEBES ONLINE
banner pasang iklan
banner pasang iklan

Bisnis Laundry di Makassar Terus Meningkat

Wakil Ketua Umum DPP Asosiasi Laundry Indonesia (Asli), Khaidir Khalik (kiri) -

CELEBESonline.com, Makassar – Bisnis laundry kian menjamur di Makassar. Bisnis ini cukup menjanjikan karena makin banyak masyarakat yang memilih menyerahkan urusan cuci pakaian ke tempat laundry.

Wakil Ketua Umum DPP Asosiasi Laundry Indonesia (Asli), Khaidir Khalik, mengatakan bahwa pengusaha laundry di Makassar yang terdata di asosiasi mencapai 400an lebih.

“Sebenarnya masih banyak yang belum terdata, kalau ditotal, sudah mencapai 900an lebih pengusaha Laundry di Makassar. Bisnis laundry di Makassar peluangnya menjanjikan,” ucapnya saat ditemui di Hotel Aston Makassar, Rabu (11/7/2018).

Bisnis laundry di Makassar peluangnya luar biasa. Biasa dilihat dari data kami dari asosiasi, terus meningkat.

Bahkan menurutnya, usaha laundry juga mendukung program pemerintah dalam mengurangi pengangguran dan menambah entrepreneur.

“Selama orang pakai baju sudah pasti ada kebutuhan akan laundry. Apalagi kalau tingkat ekonomi sudah tinggi, laundry bukan lagi urusan pekerjaan rumah tangga. Karena laundry jauh lebih mudah dan murah. Hasilnya juga lebih terjamin,” ucapnya.

Laundry tidak jauh-jauh dari mesin cuci.
Khaidir pun memberi tips bagaimana membuka usaha laundry dan menjaga agar mesin cuci tetap awet.

“Yang pertama adalah perhatikan itu kelistrikan. Usahakan aliran listrik cukup untuk menjalankan usaha laundry. Kedua adalah menggunakan bahan- berkualitas untuk laundry. Karena kalau sekedar bahan yang murah, malah akan merusak pakaian bahkan mesin cucinya,” katanya.

Selain itu, menggunakan mesin cuci sesuai kapasitasnya. Misalnya, untuk mesin cuci kapasitas 10 kg, maka jangan melebihi kapasitas itu.

“Lebih bagus lagi kalau di bawahnya itu, setengah saja dari kapasitas. Ini berlaku bukan hanya untuk usaha laundry tapi juga rumah tangga,” katanya.

Selain itu, untuk usaha laundry, sebaiknya menggunakan mesin cuci yang memang diperuntukkan untuk komersial. Seperti yang diperkenalkan PT LG Elektronics Indonesia (LG)

Dalam sebuah seminar di Makassar, LG memperkenalkan merek usaha laundry Netto Laundromart yang merupakan kolaborasi LG dengan PT Triton Internasional yang memang sebagai distributor mesin cuci komersial di Indonesia.

Produk ini hadir dengan konsep laundry digital.

“Lebih dari sekedar menjadi alternatif bagi mesin cuci komersial di Indonesia. Namun lebih dari itu, membawa serta peluang wirausaha laundry digital dengan keterhubungan antara pemilik usaha dan konsumennya,” ujar Branch Manager PT LG Electronics Indonesia di Makassar, Andry Siswandi.

Menurut Andry, membuat bisnis layanan penatu atau laundry terus bertumbuh di Indonesia. Hanya saja, banyak jasa layanan laundry ini masih menggunakan mesin cuci yang sebenarnya didesain dengan tingkat kekuatan khusus penggunaan skala rumah tangga (end user).

Andry menyatakan mesin cuci dan mesin pengering pakaian LG bagi kepentingan usaha inipun dibuat dengan beberapa kelebihan. Termasuk di dalamnya, penggunaan teknologi Inverter Direct Drive motor yang memastikan proses kerjanya berjalan dengan teknologi hemat listrik.

Untuk layanan purna jual, termasuk mesin cuci komersial ini, Andry mengatakan akan ditangani langsung oleh LG, sehingga pelanggan tidak perlu risau.

Konsep bisnis akan menitikberatkan pada penciptaan fleksibilitas waktu lebih baik bagi pemilik usaha dalam hal manajemen operasional usaha laundry miliknya.

Hal ini terkait dengan kelengkapan fasilitas yang saling menghubungkan antara pemilik, mesin cuci dan pelanggan melalui unduhan aplikasi khusus di smartphone. Aplikasi ini memberikan informasi pada pemilik usaha terkait penggunaan mesin, arus penghasilan, hingga kunjungan kembali pelanggan.

Tak seperti halnya dengan kebanyakan laundry yang masih mengandalkan transaksi dengan uang langsung, transaksi laundry digital ini menggunakan kartu khusus yang bertindak seperti layaknya uang elektronik.

“Selain lebih aman dari kemungkinan penyelewengan transaksi, fleksibilitas waktu memungkinkan pemilik usaha dapat membuat keputusan bisnis tanpa harus mewajibkannya terus berada di lokasi usaha,” ujar Andry.

“Hal inilah yang membuat konsep ini membuka peluang lebih besar bagi para calon wirausahawan baik sebagai usaha utama maupun sebagai pendukung penghasilan utama dari bekerja di sektor formal,” ujarnya lagi.

Terkait dengan kemitraan ini, Tan Rizal selaku President Director PT Triton Internasional menyatakan, “Ini merupakan kemitraan strategis di antara dua perusahaan dengan pengalaman panjang dan reputasi yang baik dalam industrinya.”

“Kepercayaan tinggi dari masyarakat lintas generasi ini akan menjadi modal kuat bagi suksesnya peluang bisnis laundry digital ini,” ujarnya.

About The Author

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

CELEBES ONLINE