4 Sekolah di Sulsel Ini Raih Predikat Ramah Anak | CELEBES ONLINE
banner pasang iklan
banner pasang iklan

4 Sekolah di Sulsel Ini Raih Predikat Ramah Anak

Koordinator Perkumpulan Keluarga Peduli Pendidikan (KerLiP), Bagus Dibyo Sumantri -

CELEBESonline.com, Surabaya – Puncak peringatan Hari Anak Nasional (HAN) 2018 kali ini dipusatkan di Surabaya, Jawa Timur, Senin (23/7/2018). Pada puncak HAN tersebut juga diberikan banyak apresiasi dari Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Republik Indonesia (KPPPA-RI).

Salah satunya diberikan kepada daerah yang konsisten terhadap perlindungan anak dan mengedepankan kepentingan terbaik pada anak, penghargaan tersebut berupa predikat Kabupaten/Kota Layak Anak (KLA).

KPPPA juga memberikan apresiasi kepada satuan pendidikan yang menerapkan Sekolah Ramah Anak (SRA). Penghargaan SRA ini diberikan kepada sekolah yang secara terus-menerus menciptakan lingkungan menyenangkan untuk seluruh warga sekolah, melibatkan partisipasi anak dalam program sekolah dan penerapan disipilin positive.

Bagus Dibyo Sumantri selaku Koordinator Perkumpulan Keluarga Peduli Pendidikan (KerLiP) untuk wilayah Indonesia Timur berharap bagi sekolah penerima penghargaan sebagai Sekolah Ramah Anak terbaik tingkat nasional ini dapat menjadi motivasi untuk lebih melindungi anak-anak di sekolah dan mengimbaskan kepada sekolah-sekolah lain di daerahnya.

“Selamat bagi penerima penghargaan SRA terbaik tingkat nasional ini, semoga menjadi motivasi dan menyebarkan SRA ke sekolah-sekolah lainnya,” ujar Bagus.

Terdapat 19 satuan pendidikan se Indonesia yang mendapatkan predikat Sekolah Ramah Anak terbaik ini. Dari Provinsi Sulawesi Selatan, yaitu ada 4 Sekolah yaitu SMAN 3 makassar, SMKN 1 Bantaeng, MAN 1 Soppeng, dan MIN 1 Takalar.

KerLiP berharap pemerintah daerah penerima penghargaan KLA mendorong percepatan sekolah di daerah untuk menerapkan Sekolah Ramah Anak dan memperbanyak Pusat Kreativitas Anak (PKA).

“Ada 2/3 waktu anak berada diluar rumah, 1/3 waktu anak ada di sekolah,1/3 lagi ada di lingkungan masyarakat untuk bermain. Jika SRA dan PKA benar-benar disediakan baik oleh pemerintah, maka 2/3 waktu anak akan terjaga dengan aman, ini yang perlu di intervensi kepada pemangku kebijakan di daerah. 2 hal inilah yang menurut kami Kabupaten Layak Anak yang benar-benar bisa langsung berdampak pada perkembangan pada anak,” tutur Bagus Dibyo Sumantri.

Ungkapan selamat Hari Anak Nasioanal juga disampaikan dari KerLiP. “Selamat Hari Anak Nasional, semoga Anak Indonesia semakin terlindungi dari berbagai ancaman,” pungkas Bagus.(*)

About The Author

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

CELEBES ONLINE