Serapan Gabah Bulog di Kabupaten Maros Sering Tak Capai Target | CELEBES ONLINE
banner pasang iklan
banner pasang iklan

Serapan Gabah Bulog di Kabupaten Maros Sering Tak Capai Target

-

CELEBESonline.com, Maros – Setiap musim panen tiba, kebanyakan gabah petani di Kabupaten Maros terdistribusi dan dijual keluar daerah, yakni Kabupaten Pinrang dan Sidrap.

Kondisi ini pun menyebabkan serapan gabah petani di Perum Bulog Sub Divre Makassar di Kabupaten Maros seringkali tidak mencapai target sebesar 9.000 ton per tahun saat musim panen tiba. Hal ini disebabkan karena sebagian besar petani memilih menjual gabah mereka ke tengkulak dengan harga yang lebih tinggi.

Banyaknya gabah petani yang dijual ke luar daerah, dianggap karena adanya permainan calo yang bekerja saat musim panen tiba dan menjual gabah petani tersebut ke tengkulak.

“Banyaknya gabah petani yang ke luar daerah, disebabkan karena adanya calo yang bermain saat panen tiba. Sehingga untuk mencegah hal tersebut, kami meminta agar Pemerintah Kabupaten Maros khususnya Dinas Pertanian melakukan monitoring langsung ke lapangan,” ujar Kepala Satgas Pangan Polda Sulsel, AKBP Amiruddin saat ditemui CELEBESonline.com, Senin (23/7/2018).

Amiruddin menambahkan, Pemkab Maros harus mengumpulkan para Kepala Dusun, Kepala Desa, Lurah hingga Camat dalam melakukan monitoring di lapangan. Sebab, tak sedikit diantara mereka juga bermain sehingga menyebabkan kerugian bagi petani.

Perosalan banyaknya gabah petani dijual ke luar daerah, terungkap dalam rapat koordinasi pengadaan gabah Sub Dirve Perum Bulog Makassar di ruang rapat Wakil Bupati Maros.

About The Author

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

CELEBES ONLINE