Jenazah Pendaki Asal Makassar Dievakuasi dari Gunung Rinjani dengan Cara Ditandu | CELEBES ONLINE
banner pasang iklan
banner pasang iklan

Jenazah Pendaki Asal Makassar Dievakuasi dari Gunung Rinjani dengan Cara Ditandu

H Amrullah, ayah dari Muhammad Ainul Taksim (pendaki korban gempa Gunung Rinjani). - (yudha)

CELEBESonline.com, Lombok – Pendaki asal Makassar, Muhammad Ainul Takzim (26), meninggal dunia di Gunung Rinjani saat gempa bumi 6,4 Skala Richter (SR) melanda NTB dan sekitarnya, Minggu (29/8/2018). Jenazahnya akan dievakuasi melalui jalur darat dengan cara ditandu.

Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) Mataram, I Nyoman Sidakarya, mengatakan bahwa awalnya evakuasi jenazah Ainul akan dilakukan melalui jalur udara dengan memanfaatkan sarana helikopter. Namun karena kondisi cuaca yang kurang mendukung, Basarnas memilih upaya evakuasi melalui jalur darat.

“Karena Senin pagi sudah keluar kabut, jadi sulit untuk evakuasi udara, itu kendalanya. Makanya melalui jalur darat,” ujar Sidakarya seperti dilansir dari Antara, Selasa (31/7/2018).

“Untuk evakuasi jenazah yang ada di Danau Segara Anak, sekarang sudah sampai di Pos 3 (jalur pendakian resmi Sembalun). Evakuasi dilakukan lewat jalur darat,” kata Sidakarya.

Selain itu, Sidakarya memastikan bahwa ada enam orang yang masih berada di kawasan perkemahan Danau Segara Anak sudah ditemukan. Basarnas sudah memberikan bantuan logistik berupa makanan, kesehatan, maupun kelengkapan bertahan di gunung. Keenam orang tersebut juga akan dievakuasi keluar dari dalam kawasan hingga ke pintu Bawak Enao, Sembalun, Selasa pagi ini.

Sementara itu, Kepala Balai TNGR, Sudiyono, mengatakan jika jenazah Ainul Takzim diperkirakan tiba di pintu Bawak Enao, Sembalun, Selasa sore nanti. “Kalau berangkatnya pagi ini kemungkinan sampai pintu Bawak Enao sekitar pukul 15.00 Wita atau 16.00 Wita,” kata Sudiyono.

Terkait dengan posisi jenazah yang sudah bersama tim penyelamat, Sudiyono mengatakan bahwa keberadaannya pada Selasa pagi ini, masih di antara jalur Danau Segara Anak-Bukit Pelawangan.

Berdasarkan informasi, korban diduga meninggal dunia karena tertimpa longsoran bebatuan akibat gempa saat beranjak dari Danau Segara Anak, Gunung Rinjani.(*)

About The Author

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

CELEBES ONLINE