Tiap Sore Warga Karangan Enrekang Tutup Jalan, Ini Alasannya | CELEBES ONLINE
banner pasang iklan
banner pasang iklan

Tiap Sore Warga Karangan Enrekang Tutup Jalan, Ini Alasannya

Para warga di Dusun Karangan yang mengunakan jalan di dusun mereka sebagai sarana olah raga - (dok : bagong PI)

CELEBESonline.com, Enrekang – Jarum jam baru saja menunjukkan pukul 16.00 Wita. Siang sedari tadi telah berlalu. Seperti hari-hari sebelumnya, ketika sore tiba, para pemuda di Dusun Karangan, Desa Latimojong, Buntu Batu, Kabupaten Enrekang, Sulsel, bergegas turun ke jalan. Tak butuh waktu lama, jalan dusun pun mereka tutup.

Yah, saban sore para pemuda di dusun yang terletak di kaki pegunungan Latimojong tersebut memang menutup jalan dusun mereka. Bukan hanya para pemuda, orang tua hingga anak kecil pun ikut ambil andil dalam penutupan jalan tersebut.

Tapi, nanti dulu. Aksi tutup jalan mereka tak seperti yang biasa dilakukan oleh para pengunjuk rasa di Makassar atau kota-kota lainnya. Jalan dusun yang mereka tutup tak lain karena keterbatasan lahan untuk berolahraga. “Hanya di sini ji bisa ki’ main volly sama-sama. Itu  kalo ada mobil lewat, dilepas lagi net-nya. Tapi biar ma mi begitu, senang ja ki’ bermain. Apa lagi kalo ikutmi itu ibu-ibu ka’, seru mi main ka’,” terang, Idun, seorang pemuda Dusun Karangan.

Bagi Idun bersama rekan-rekan sebayanya yang setiap pagi menghabiskan waktu di kebun, sore adalah waktu senggang untuk bersantai. Dan bagi mereka, volly adalah kegiatan favorit sembari menunggu magrib tiba.

Seorang warga Dusun Karangan, Ambe Simeng menjelaskan, wilayah di Dusun Karangan  memang tidak begitu strategis untuk pembangunan sarana olahraga, karena lokasinya yang berada di kaki pegunungan Latimojong. “Bagaimana ki’ mau bangun lapangan kalau miring semua tempat. Itu saja bola kalau dilewati mi jarring, di bawah jurang ma mi itu anak-anak ambil bola, terangnya.

Beberapa warga pun angkat bicara. Menurut mereka, pemerintah seharusnya bisa memfasilitasi kebutuhan sarana olah raga agar warga Dusun Karangan punya aktivitas selain berkebun.

Kebutuhan akan sarana olah raga tak hanya dialami warga di Dusun Karangan. Setiap sore tiba, sebagian besar warga di wilayah Kecamatan Buntu Batu meliputi Desa Latimojong, Buntu Mondong, Ledan, Potok Ullin, Pasui dan Eran Batu, juga melakukan aksi penutupan jalan di dusun mereka untuk berolah raga.

About The Author

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

CELEBES ONLINE