Dosen Unibos Bantu Kembangkan Usaha Bandeng Cabut Duri di Kabupaten Maros | CELEBES ONLINE
banner pasang iklan
banner pasang iklan

Dosen Unibos Bantu Kembangkan Usaha Bandeng Cabut Duri di Kabupaten Maros

-

CELEBESonline.com, Makassar – Dosen Universitas Bosowa (Unibos), Dr Andi Abriana MP, Dr Erni Indrawati MSi, dan Rahmawati Rahman MSi, membantu pengembangan Bandeng Cabut Duri. Ini adalah salah satu produk di Desa Borimasunggu, Kecamatan Maros Kabupaten Maros, Sulawesi Selatan.

Produk ini telah dikembangkan beberapa tahun sebelumnya melalui produk Kelompok Usaha Kecil Menengah (UKM) Tegar Mandiri dan Kelompok Petambak milik Haji Amir.

Tim Dosen Unibos dalam pengembangannya membantu dalam peningkatan kualitas “Bandeng Cabut Duri” hingga dapat diterima dengan baik di pasaran, tidak hanya lokal tetapi juga di luar Kabupaten Maros.

“Kami memberikan penyuluhan dan pelatihan pengelolaan bandeng cabut duri agar memiliki kualitas lebih dari sebelumnya dan memberikan praktik pengolahan kemasan yang berkualitas juga. Kemasan bandeng cabut duri ini kami gunakan metode vakum dengan membaurkan hasil produk kelompok UKM tersebut dengan menggunakan bantuan teknologi yang sudah sangat berkembang saat ini,” urai Dr Andi Abriana MP yang juga salah satu dosen Fakultas Pertanian Unibos.

Menurutnya, kemasan sangat berpengaruh kepada kualitas isi produk. Dan teknologi pun memiliki peran penting didalamnya. Ini yang harus dikenal masyarakat.

“Kelompok UKM ini diberi pelatihan karena kami melihat bandeng cabut duri yang dihasilkan memiliki peluang untuk mendapat pasar yang lebih luas. Sebab dari rasa sudah berkualitas,” paparnya.

Terlebih lagi, katanya, hasil bandeng di Kabupaten Maros sangat melimpah dan sangat disukai masyarakat. Tetapi untuk tidak menjadi kalah dipasaran, perlu dilakukan inovasi dalam pengembangannya. Apalagi bandeng cabut duri ini sudah aman dikonsumsi segala usia, bahkan pada anak-anak, agar tidak takut tertelan duri bandeng.

Hal tersebut juga mendapat sambutan baik dari kelompok UKM Tegar Mandiri sebagai penghasil produk bandeng cabut duri.

“Kami berharap pelatihan ini bisa membantu menjadikan produk UKM kami sebagai salah satu produk unggulan. Karena memang kami sangat butuh arahan bukan hanya pada produksinya tetapi juga pemasarannya agar tidak tertinggal dari produk sejenis lainnya,” ungkap Ahmad Zain, salah satu anggota kelompok UKM Tegar Mandiri.

“Setidaknya, dengan perpaduan pelatihan ini, produk bandeng kami bisa lebih tahan lama. Biasanya hanya 3 bulan kali ini bisa bertahan hingga 6 bulan,” katanya.

Ahmad Zain mengatakan, sebelumnya mereka masih menggunakan teknik pressing. “Dengan metode baru ini, pastinya lebih efektif dan efesien,” tambahnya.(*)

About The Author

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

CELEBES ONLINE