Pertamina Latih Kader Kampung Safety Untuk Antisipasi dan Tangani Kebakaran | CELEBES ONLINE
banner pasang iklan
banner pasang iklan

Pertamina Latih Kader Kampung Safety Untuk Antisipasi dan Tangani Kebakaran

-

CELEBESonline.com, Makassar – Sebagai wilayah Ring I Terminal BBM Makassar, yang sangat padat penduduk dan rawan bencana resiko tinggi khususnya kebakaran, Kelurahan Tamalaba dan Kelurahan Pattingalloang di Kecamatan Ujung Pandang telah menjadi percontohan Kampung Safety Pertamina.

Sejak diresmikan pada bulan April 2017 lalu, program Kampung Safety Pertamina yang berbasis partisipasi masyarakat dalam penanggulangan bencana kebakaran ini telah berhasil melahirkan 30 kader Safetyman di kedua kelurahan tersebut. Para kader Safetyman ini adalah warga yang khusus diajarkan mengenai aspek safety, berikut pencegahan dan penanganannya.

Program Corporate Social Responsibility (CSR) Pertamina ini bertujuan untuk mengedukasi dan menyediakan sistem tanggap darurat bencana dan pencegahan kebakaran. Dalam mencapai tujuan tersebut, Pertamina terus melakukan berbagai upaya termasuk memberikan berbagai pelatihan untuk seluruh kader Safetyman di Kampung Safety Pertamina.

Sebagai bentuk upaya peningkatan program, PT Pertamina (Persero) Marketing Operation Region VII mengadakan pelatihan serta penyerahan peralatan perawatan APAR (Alat Pemadam Api Ringan) bagi 18 kader Safetyman dari Kampung Safety Pertamina. Pelatihan ini dibuka secara resmi oleh Pjs Operation Head TBBM, Sjamsir, dan Unit Manager Communcation & CSR MOR VII, M Roby Hervindo, di TBBM Makassar, pada Kamis (13/9/2018).

Roby mengatakan, sebelumnya di awal program tahun 2017 lalu, Pertamina telah memberikan pelatihan terkait penanganan kebakaran berupa Fire Drill dan Basic Life Support. Disamping itu, Pertamina juga sudah membekali paket safety signage dan APAR (Alat Pemadam Api Ringan) serta APD (Alat Pelindung Diri) bagi para kader Safetyman.

Pelatihan APAR tersebut, tutur Roby, bertujuan untuk memberikan pengetahuan dan keterampilan bagi  kader Safetyman, agar mereka nantinya dapat memiliki usaha perawatan peralatan APAR bersama. “Jadi para kader nantinya akan mempunyai penghasilan dari usaha pengisian dan perawatan APAR yang mana konsumennya berasal dari TBBM Makassar dan MOR VII,” jelasnya.

Pages: 1 2

About The Author

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

CELEBES ONLINE