Super Camp Sekolah Alam Bosowa, Bangun Jiwa Kepahlawanan Anak | CELEBES ONLINE
banner pasang iklan
banner pasang iklan

Super Camp Sekolah Alam Bosowa, Bangun Jiwa Kepahlawanan Anak

Suasana Super Camp di Sekolah Alam Bosowa (SAB) -

CELEBESonline.com, Makassar – Event tahunan paling dinantikan “Super Camp” kembali dihadirkan oleh Sekolah Alam Bosowa (SAB). Mengusung tema “Become a Hero”, kegiatan berkemah dua hari satu malam ini berhasil membuat anak-anak  senang dan gembira.

Kegiatan ini berlangsung di halaman Sekolah Alam, Jl Manunggal Tanjung Bunga, Makassar, Sabtu dan Minggu (22-23/9/2018).

Pada tahun keempatnya ini, Super Camp diikuti 73 peserta, yang mana 43 peserta dari SAB dan 20 peserta merupakan murid dari luar.

“Kegiatan tahunan ini dilakukan bukan hanya untuk siswa Sekolah Alam Bosowa namun terbuka juga untuk umum. Khusus untuk peserta di luar SAB, kuotanya dibatasi hanya 20 orang saja,” kata Mirna Kartika, Wakil Kepala Sekolah Sekolah Alam.

“Konsepnya ialah mengenalkan pada siswa bagaimana serunya beraktivitas di alam dari pagi sampai malam,” jelas Miss Tika, sapaannya.

Berbagai rangkaian kegiatan edukatif dikemas dengan cara menyenangkan di ajang ini. Seperti membaca petunjuk alam, playdate, outbond, night adventure dan  sosialisasi alat-alat P3K  yang bekerja sama dengan Rumah Sakit Siloam agar anak dapat cepat tanggap dalam membantu teman yang terluka.

Sesuai dengan tema “Become a Hero”, melalui sosialisasi ini harapannya akan membangun kesadaran dalam diri anak bahwa seorang pahlawan bukan hanya ada dalam film maupun buku cerita namun diri mereka sendiri merupakan pahlawan ketika dapat membantu sesama.

Nuraini, selaku salah satu orang tua peserta, mengungkapkan harapannya. “Saya harap dengan mengikuti kegiatan Super Camp ini, anak saya dapat bersikap mandiri dan bisa beradaptasi dengan lingkungan baru dan teman-teman barunya,” katanya.

Hal ini selaras dengan tujuan utama dari Sekolah Alam Bosowa agar anak mendapatkan pendidikan yang mencakup unsur alam dan edukasi yang dikemas sesuai dengan tahapan usia anak untuk mendorong keterampilan, wawasan, sikap sosial terhadap sesama, serta kepekaan terhadap alam.

Di tengah-tengah kegiatan berkemah ini siswa juga disuguhi materi oleh Amira dari Badan Pengawasan Obat dan Makanan (BPOM) mengenai pentingnya memilih makanan sehat bagi anak yang diakhiri dengan tanya jawab dengan siswa.

Setelah itu disambung oleh Muh Achsan Muchsin yang berbagi pengalamannya sebagai seorang arsitek agar dapat menginspirasi dan membangun karakter anak.

Acara diakhiri dengan sesi api unggun dan bermain kembang api bersama yang membuat malam penuh canda itu semakin hangat.

“Harapan ke depannya kami bisa membuat kegiatan lebih besar lagi dengan peserta yang lebih banyak lagi dengan tempat yang lebih besar sehingga ruang gerak anak lebih leluasa,” tutup Mirna.

Hari kedua, Minggu (23/9/2018), diisi dengan outbond ke Pantai Akkarena. Selain mengenal alam, juga membangun kebersamaan sesama peserta. Peserta pun makin bersemangat karena diisi dengan permainan yang seru dan menyenangkan.(*)

About The Author

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

CELEBES ONLINE