Mengakhiri Tindakan Kekerasan Terhadap Anak | CELEBES ONLINE
banner pasang iklan
banner pasang iklan

Mengakhiri Tindakan Kekerasan Terhadap Anak

Ilustrasi - int

TERUNGKAPNYA kasus penganiayaan dan penyekapan terhadap tiga anak di kawasan Panakkukang, Makassar, Senin (17/9/2018) lalu, menambah panjang kasus kekerasan terhadap anak. Sebagaimana dilansir oleh berbagai media bahwa tiga anak tersebut adalah OW (11), F (5), dan DF (2,5).

Mereka ditemukan pihak kepolisian di tempat tinggal sekaligus tempat penyekapan mereka di sebuah ruko di kawasan bisnis Kecamatan Panakkukang. Di tempat tersebut, mereka diduga sering mendapatkan siksaan yang kerap dilakukan oleh ibu angkat mereka, Memey (31).

Kita tentu sangat prihatin dan menyesalkan peristiwa ini. Bagaimana tidak, anak-anak harusnya mendapatkan kasih sayang, bukan penyiksaan. Terlebih dari orang terdekatnya. Jika keluarga dekat saja sudah menjadi ancaman bagi anak, maka pada siapa anak akan berharap mendapatkan belaian kasih sayang?

Kita berharap, kasus ini menjadi yang terakhir dan tidak pernah terulang lagi menimpa kehidupan anak-anak. Tindakan kekerasan terhadap anak, akan bisa diakhiri setidaknya dengan beberapa hal berikut.

Pertama; bagi para orangtua, milikilah mindset (cara pandang) bahwa anak adalah amanah yang diberikan oleh Allah. Sebagai amanah, maka seyogiyanya anak harus dijaga sebaik-baiknya.

Dipenuhi hak-haknya. Tidak disakiti atau pun ditelantarkan. Karena semua kondisi ini hanya akan melahirkan rasa trauma bagi sang anak. Dan mempengaruhi kehidupannya di masa yang akan datang.

Selain itu, sebagai sebuah amanah, keberadaan anak tentulah harus disyukuri. Bagaimanapun keadaannya. Mengingat, ternyata tidak semua pasangan dikarunia anak oleh Sang Pencipta.

Maka bersyukurlah bagi yang telah dianugrahi buah hati dengan cara merawat dan menjaganya sebaik-baiknya.

Pages: 1 2 3

About The Author

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

CELEBES ONLINE