Ini Penjelasan BMKG Soal Air Surut di Pinrang | CELEBES ONLINE
banner pasang iklan
banner pasang iklan

Ini Penjelasan BMKG Soal Air Surut di Pinrang

Warga yang mengungsi ke daerah pegunungan di Pinrang, Senin pagi, 1 Oktober 2018 (handover) -

CELEBESonline.com, Makassar – Sejumlah warga di Kabupaten Pinrang mengungsi ke desa pegunungan Rajang sejak pukul 24.00 Wita, Minggu 30 September 2018 dikarenakan isu akan terjadi tsunami di Kabupaten Pinrang.

Isu tsunami ini muncul setelah beredar kabar jika air laut surut. Namun setelah dikonfimasi ke BMKG, isu terkait tsunami di Pinrang tidak benar atau hoax.

BMKG pun menghimbau warga tetap tenang dan tidak perlu mengungsi. BMKG juga memberikan penjelasan terkait air surut tersebut yakni, tsunami hanya diawali dengan gempa berkekuatan diatas tujuh skala richter, dimana dibawah tujuh itu tidak memicu tsunami.

Daerah Pesisir Barat Sulawesi Selatan meliputi Majene, Pinrang, Enrekang, Bone, Sinjai dan Selayar dilalui patahan matano yg bersebelahan dengan patahan palu koro yg menyebabkan gempa Donggala- maka daerah pesisir barat masih merasakan gempa susulan dengan magnitudo yg lebih kecil.

BMKG pun meminta masyarakat untuk tetap tenang dan terus berkoordinasi dengan Pemerintah setempat jika ada informasi yg belum tentu kebenarannya.

Masyarakat umum juga Bisa mengakses akun twitter @bmkgsulsel atau no.  Telp  08114483271 untuk mengetahui informasi terbaru.

About The Author

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

CELEBES ONLINE