Terisolir, Warga Sigi Bertahan Hidup Dengan Makan Pisang | CELEBES ONLINE
banner pasang iklan
banner pasang iklan

Terisolir, Warga Sigi Bertahan Hidup Dengan Makan Pisang

Warga Sigi jadikan pisang dan ubi sebagai makanan pokok. - (zul)

CELEBESonline.com, Palu – Memasuki hari kedua belas pasca musibah bencana alam yang menimpa sebagian kawasan Sulawesi Tengah, seluruh warga Desa Pandere, Kecamatan Gungbasah, Kabupaten Sigi masih terisolir, Rabu 10 Oktober 2018.

Akibatnya, warga yang menjadi korban gempa terpaksa membakar pisang ataupun memasak ubi untuk dijadikan sebagai makanan pokok atau penganti beras dikarenakan belum tersalurnya bantuan dari Pemerintah.

“Pasca gempa terjadi, desa kami tidak tersentuh bantuan juga aliran listrik belum mengalir sehingga dimalam hari hanya mengandalkan obor,” ungkap salah satu warga, Sartin.

Diketahui, bencana alam berupa gempa, tsunami dan likuifaksi menimpa kota Palu, Kabupaten Sigi dan Donggala pada tanggal 28 September 2018 yang lalu.

About The Author

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

CELEBES ONLINE