Unhas Mendata Sebanyak 1.159 Mahasiswa Untad Palu untuk Sit In | CELEBES ONLINE
banner pasang iklan
banner pasang iklan

Unhas Mendata Sebanyak 1.159 Mahasiswa Untad Palu untuk Sit In

Pendataan mahasiswa Untad Palu yang ingin sit in di Unhas - handover

CELEBESonline.com, Makassar – Antusias mahasiswa Universitas Tadulako (Untad) Palu yang ingin mengikuti sit in atau kuliah sementara di Universitas Hasanuddin terus meningkat. Hingga berakhirnya pendataan hari Kamis (11/10/2018), sebanyak 1.159 mahasiswa telah terdata.

Jumlah terbesar adalah untuk Fakultas Teknik, yaitu 231 orang, diikuti oleh Fakultas Hukum sebanyak 174 orang, Fakultas Farmasi sebanyak 137 orang, Fakultas Ekonomi sebanyak 133 orang, Fakultas Kedokteran sebanyak 93 orang, Fakultas Pertanian 93 orang, dan Fisipol sebanyak 77 orang.

Direktur Komunikasi Unhas, Suharman Hamzah PhD, mengatakan nama-nama tersebut akan dikirimkan kepada Untad Palu untuk memperoleh persetujuan.

BACA JUGA :  BREAKING: Mahasiswa UIN Makassar Kembali Tawuran

“Kita akan mengirimkan secara bertahap. Rencananya, nama-nama yang sudah terdata sebanyak 1.159 ini segera kita proses,” kata Suharman.

Suharman menjelaskan bahwa setelah memperoleh persetujuan Untad, mahasiswa itu akan kita tempatkan untuk sit in.

“Jika ke depan ternyata masih banyak yang ingin ikut sit in, sementara daya tampung kita sudah tidak memadai, maka akan kita komunikasikan untuk disalurkan ke kampus lain.  Ini merupakan inisiatif bersama untuk membantu mahasiswa yang menjadi korban bencana alam,” kata Suharman.

BACA JUGA :  Dibuka Pendaftaran, Calon Anggota Mapalasta UINAM Wajib Tahu Baca Al Quran

Sementara itu, Unhas juga menerima daftar nama mahasiswa asal Toraja yang dikirimkan langsung oleh Bupati Toraja, Nicodemus Biringkanae.

“Kabupaten Tana Toraja membuka posko pengungsian, dimana telah ada 2.105 orang pengungsi. Sebanyak 188 diantaranya adalah mahasiswa,” kata Nicodemus dalam suratnya.

Bupati Toraja mengajukan permohonan agar 154 mahasiswa Untad asal Tana Toraja yang menjadi korban bencana di Palu berada di pengungsian dapat dipertimbangkan untuk diterima di Universitas Hasanuddin.(*/rls)

About The Author

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

CELEBES ONLINE