Masjid Terapung Palu dalam Kenangan Pasca Gempa dan Tsunami | CELEBES ONLINE
banner pasang iklan
banner pasang iklan

Masjid Terapung Palu dalam Kenangan Pasca Gempa dan Tsunami

-

CELEBESonline.com, Palu – Dibangun tahun 2011 lalu, Masjid Terapung Arqam Bab Al Rahman, kini hanya sisa puing setelah gempa dan dihempas tsunami, 27 September 2018 petang lalu.

Salah satu ikon Kota Palu inipun tetap menjadi magnet warga setempat untuk sekedar datang mengunjungi dan berfoto mengenang masjid kebanggaan mereka itu.

Masjid ini sebekumnya berdiri megah sekitar 30 meter dari bibir pantai Teluk Palu, Sulawesi Tengah. Kini, masjid roboh dengan kondisi bangunan setengah utuh tanpa 25 tiang penyangga lagi. Kubah dan badan masjid masih terlihat utuh, namun bagian lainnya sudah rusak tersapu tsunami.

Meski bangunan sudah roboh, namun tak sedikit warga Palu masih mengunjungi masjid kebanggaan mereka itu, baik untuk sekedar melihat kondisi bangunan maupun untuk berswafoto atau selfie.

Seperti yang dilakukan warga Kota Palu, Nigra dan Anggun Yuliani. Keduanya mengenang keindahan Masjid Terapung Arqam Bab Ar Rahman.

Dua sahabat ini mengunjungi sisa reruntuhan masjid untuk melihat langsung kondisi bangunan tempat mereka sering melakukan kajian agama itu.

Dari pengakuan keduanya, begitu banyak kenangan yang tersisa di masjid itu. Selain untuk belajar agama, masjid tersebut juga sebagai pilihan tempat beribadah yang nyaman.

Kedua sahabat inipun berharap agar masjid secepatnya dibangun oleh pemerintah setempat.

Terletak di Jalan Rono, Kelurahan Lere, Kecamatan Palu Barat, Masjid Terapung Arqam Bab Ar Rahman memiliki ukuran sekitar 120 meter persegi dengan daya tampung sekitar 200 orang jamaah.

Keunikan bangunan masjid menggunakan keramik asli dari India. Empat kubah kecil dan satu kubah besar memancarkan tujuh warna secara bergantian saat malam hari.

About The Author

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

CELEBES ONLINE