Pendiri Microsoft Paul Allen Meninggal Dunia Karena Kanker Limfoma non-Hodgkin | CELEBES ONLINE
banner pasang iklan
banner pasang iklan

Pendiri Microsoft Paul Allen Meninggal Dunia Karena Kanker Limfoma non-Hodgkin

Paul Allen - (NBC News)

CELEBESonline.com, Seattle – Pendiri Microsoft, Paul Allen, meninggal dunia pada usia ke-65 tahun, Senin (15/10/2018) waktu setempat. Paul Allen meninggal karena komplikasi penyakit kanker Limfoma non-Hodgkin.

Ini adakah jenis kanker yang menyerang sel darah putih yang ada di kelenjar getah bening, limpa, dan organ di dalam sistem kekebalan tubuh lainnya.

Dilaporkan Reuters, seperti dilansir dari CNNIndonesia.com, Allen didiagnosa mengidap kanker pada tahun 2009. Kondisinya dikabarkan semakin memburuk pada 2018. Selain mengidap kanker limfoma, Allen diketahui juga mengidap jenis kanker lainnya.

Awal Oktober lalu, Allen mengungkapkan bahwa ia kembali dirawat dan menjalani perawatan intensif karena penyakit komplikasi yang dideritanya.

Paul Allen bersama Bill Gates mendirikan Microsoft.

Keduanya pertama kali bertemu di sebuah ruang komputer di Lakeside School, Seattle, pada tahun 1968. Keduanya diketahui memiliki ketertarikan yang sama di bidang komputasi.

Allen dan Gates mengembangkan software BASIC pada tahun 1975 untuk computer desktop Altair 8800. Keduanya pun kemudian mendirikan perusahaan yang menjadi cikal bakal Microsoft.

Dalam menjalankan usaha, keduanya kerap bertengkar. Hal ini yang membuat Allen hengkang dari Microsoft pada tahun 1983. Namun, hubungan keduanya kembali membaik.

Sama halnya dengan Gates yang tak merampung studi, Allen juga dikeluarkan dari Washington State University pada tahun 1974. Selepas drop out, ia kemudian bekerja dengan Honeywell di Boston.

Allen juga menjadi sosok yang mendorong Gates untuk meninggalkan bangku kuliah demi mengembangkan bisnis.

“Pada masa itu (awal mengembangkan Microsoft) kami hanya bermain-main, atau begitulah yang kami kira,” kenang Gates mengenai sosok Allen yang dituangkan dalam bukunya “The Road Ahead”.

Meski tak lagi bergelut di ranah teknologi, pecinta musik ini dikenal sebagai sosok yang rendah hati dan dermawan. Ia diketahui merogoh lebih dari US$1 miliar untuk sebagian besar proyek filantropi di South Lake Union Seattle, AS.

Di area yang sama, ia juga membangun Allen Institute untuk pengembangan ilmu otak. Allen dikenal sebagai pebisnis, investor, dan seorang filantropi. Kekayaannya diperkirakan mencapai 20,3 miliar Dolar AS sehingga menjadikannya sebagai orang paling kaya ke-46 di dunia.

Paul Gardner Allen lahir pada 21 Januari 1953 di Seattle dari pasangan ayah seorang pustakawan dan ibu seorang guru.(*)

About The Author

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

CELEBES ONLINE