Zakir Sabara Akan Mendapatkan Penghargaan AFEO Honorary Member 2018 | CELEBES ONLINE
banner pasang iklan
banner pasang iklan

Zakir Sabara Akan Mendapatkan Penghargaan AFEO Honorary Member 2018

Zakir Sabara menghibur anak-anak pengungsi korban gempa di Palu - dok Zakir Sabar

CELEBESonline.com, Makassar – Prestasi dan kinerja Dekan Fakultas Teknologi Industri (FTI) Universitas Muslim Indonesia (UMI), Zakir Sabara H Wata ASEAN Eng, mendapat apresiasi regional ASEAN. Zakir akan dianugerahi AFEO Honorary Member dari ASEAN Federation of Engineering Organisations (AFEO).

AFEO merupakan induk organisasi keinsinyuran dari 10 negara anggota ASEAN, termasuk Persatuan Insinyur Indonesia (PII).

Penghargaan tersebut akan diserahkan saat Conference of the ASEAN Federation of Engineering Organisation ke-36 di Singapura, Rabu (14/11/2018) mendatang.

Penghargaan ini diberikan setelah melihat komitmen dan dedikasinya Zakir terhadap pengembangan keinsinyuran di Indonesia.

Sekretaris Umum PII Kota Makassar, Taufik Nur ASEAN Eng, menjelaskan bahwa sebelumnya nama Zakir diajukan oleh Badan Kejuruan Teknik Kimia, PII Pusat.
Zakir dinilai berjasa dalam pengembangan keinsiyuran di Indonesia. Juga dilihat dari karya-karya teknologinya. Zakir juga merupakan pengurus PII Cabang Makassar.

“Setelah pengajuan, tim lakukan survei. Akan dilihat siapa yang memiliki nilai tertinggi, karya teknologinya bagaimana, kontribusi seperti apa, dan lainnya,” kata Taufik.

Untuk mendapatkan penghargaan ini, ada 3 kriteria harus dipenuhi. Pertama, telah memberikan kontribusi luar biasa untuk kemajuan profesi insinyur di lembaga atau negara di ASEAN.

Kedua, telah menunjukkan semangat begitu besar, integritas, dan pengabdian terhadap profesi insinyur. Ketiga adalah telah memberikan layanan sangat substansial dan luar biasa terhadap pembangunan bangsa dan negaranya.

Dari kriteria tersebut, Zakir dianggap memenuhi semuanya. Zakir dikenal sebagai perintis program profesi insinyur (PPI) di Indonesia Timur di Universitas Muslim Indonesia (UMI). Bhakan, UMI menjadi perguruan tinggi swasta pertama di luar Pulau Jawa yang menyelenggarakan PPI.

“Dan memang terbukti, Program Insinyur di UMI berhasil di bawah kendali Pak Zaskir. Pak Zakir juga menjalani seleksi yang ketat selama 3 bulan sebelum ditetapkan sebagai penerima penghargaan,” tambahnya.

Setiap tahun, ada 10 penerima penghargaan dari masing-masing negara anggota ASEAN. Tahun ini, selain Zakir, 9 penerima AFEO Honorary Member lainnya dari Indonesia yakni David Bangun, Ivan Cahya Permana, Andhika Prastawa, Alihuddin Sitompul, Boy Kurniawan, Agustinus Purna Irawan, AL Mulyono, I Wayan Redana, dan Herlan Wijanarko.

About The Author

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

CELEBES ONLINE