Tidak Rekam E-KTP, Pemerintah Ancam Blokir Data Kependudukan | CELEBES ONLINE
banner pasang iklan
banner pasang iklan

Tidak Rekam E-KTP, Pemerintah Ancam Blokir Data Kependudukan

Kadisdukcapil Kota Makassar, Nilma Palamba. - (mardianto)

CELEBESonline.com, Makassar – Tahapan pemilihan umum 2019 sudah mulai berlangsung. Namun, progres perekaman KTP elektronik atau E-KTP belum juga menunjukan capaian yang signifikan, padahal KTP elektronik merupakan salah satu berkas wajib yang harus dibawah oleh wajib pilih saat hendak menyalurkan hak pilihnya.

Agar perekaman KTP elektronik dapat rampung sebelum tahapan pemilu 2019 mendatang, Pemerintah pusat mengancam akan memblokir data kependudukan bagi warga yang tidak melakukan perekaman hingga akhir 2018.

Kebijakan tersebut dituangkan dalam surat edaran Direktur Jenderal Kependudukan dan Catatan Sipil Kemendagri beberapa waktu lalu.

Sebelumnya, Kemendagri menegaskan upaya pemblokiran data tersebut diprioritaskan bagi warga yang berusia 23 tahun keatas. “Upaya tersebut diberlakukan karena seseorang yang sudah berusia 23 tahun keatas dianggap tidak mempunyai itikad baik memiliki KTP elektronik, padahal KTP elektronik sudah dipergunakan sebagai kartu identitas tunggal sejak 2011,” ucap Kadisdukcapil Kota Makassar, Nilma Palamba.

Sementara itu, untuk ketersediaan blanko KTP elektronik cukup memenuhi kebutuhan sampai dengan akhir 2018. Secara nasional, ketersediaan blanko sampai Desember 2018 tersedia 5,9 juta keping, sementara khusus Makassar, blanko yang tersedia hanya bisa memenuhi sampai November bulan depan yakni sebanyak 20 ribu keping.

About The Author

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

CELEBES ONLINE